Halaman

Tampilkan postingan dengan label story time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story time. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2024

day-26

Now I will tell you about the pros and cons of having a female boss. I have felt being under the power of a woman who feels superior to others. Or someone who just wants to save herself.

Woman support woman is bullshit.

At first I was happy because when I had a female boss, I would be more free to express my thoughts and opinions. Rather than if I had to communicate with a man, of course. But in reality, this boss is more complicated and full of drama. I don't distinguish or compare between women and men, okay. In my opinion, everyone is the same in terms of work, if they are competent. Whether man or woman, if they are good at work, you are good.

Turns out in this office I met someone like that again. Thanks God she is not my direct superior. She is the only female boss among all the men in this office. Popular? I don't think so. She is the type of person who will talk about you behind your back. Anyway, she is the bestie of my boss who likes to gossip while eating kwaci.

One day when she was in a bad mood, she would complain and act as if she hated durian. We bought durian ice cream in the room and didn't invite her. She acted as if she hated the smell of durian and wanted to puke, but we found out that she was just upset because she wasn't invited to buy durian ice cream.

One day she invited me to talk in the bathroom. We had never talked before, and I wasn't interested. She said and advised me, but her choice of words seemed threatening. I was annoyed, of course. Why did she invite me to talk about something so unimportant? Did she want to spread hatred? Since then I have felt disturbed.

After that day, she never smiled, greeted, or chatted with me again. Whatever.

I don't know how she developed herself as a boss and a woman. But clearly she doesn't look like a cool and classy woman. Doesn't look like a career woman who deserves respect. Sorry to say. I just hate her.

I can switch from being nice to number one hater in seconds just because that person messing with my life. Of course, her behavior in the bathroom bothered me. Maybe for her it was just advice and chit-chat, but at least if you speak, look me in the eye!

Woah.

Be a normal. You don't have to be a people pleaser, but at least don't bother others. Freak.




Kamis, 11 Mei 2023

alasan mengapa kita tidak bertemu

Saat aku pulang atau melakukan perjalanan ke Jogja, itu rasanya seperti perjalanan jauh yang sangat berharga, seolah-olah aku merasa merugi jika menghabiskan satu hari saja dengan berleha-leha tanpa tujuan yang jelas. Pokoknya setiap hari harus ada kegiatan yang kulakukan, entah itu memasak, belanja, jalan-jalan, mencari baju, atau bahkan hanya mengobrol dan makan bersama asalkan dengan keluarga itu sudah sangat berharga untukku. Jadi, kalau bapakku bilang saat di Whatsapp, "Maaf ya nok belum bisa ngajak jalan-jalan." Yah, tahukah engkau jika kehadiranmu di rumah tanpa marah-marah itu sudah menjadi hal yang membahagiakan buatku? 

But he never know. I never told him.

Kamis, 26 Januari 2023

Far-ewell

Saya belum tahu tulisan ini mau diberi judul apa, tapi yang jelas tulisan ini merupakan ungkapan kekecewaan saya sebagai seorang insan yang merasa tidak dihargai oleh manusia lain nya. Sebelumnya saya sudah pernah menyinggung tentang perpisahan dengan rekan saya berkali-kali, "Kapan ya kita perpisahan?" Tapi sekarang sudah tiga minggu sejak saya menanyakan hal itu dan jawaban nya masih sama, nobody knows.  😐

Lalu kemudian saya dapat informasi kalau acara perpisahan nya akan diadakan secara daring. 

..

..

Dalam hati sebetulnya saya tertawa, tertawa pahit. Nangis. Kenapa tega banget?

Kok gini amat? 😢

Memangnya sebegitu sibuknya sampai mereka tidak bisa berpikir dengan jernih? Apa apaan~ Saya sebetulnya sedih sekali dengan  keputusan itu, yang mana hingga beberapa jam yang lalu masih belum fix. Kemudian pagi ini saya dimintai pendapat tentang acara perpisahan bagusnya bagaimana.

Walaupun saya tau ini sia-sia dan nggak ada gunanya, tapi saya kasih deh saran dan pendapat yang ada di kepala saya: 

Senin, 09 November 2020

Saya Malas Berdebat

Kadang saya tuh suka malas kalau diajak berdebat tentang hal-hal yang tak penting dan cenderung meribetkan. Apalagi kalau yang ngajak berdebat ini suka sekali menyudutkan, membuat orang lain merasa terintimidasi, dan lain sebagainya. Ditambah saya kan masih terhitung anak muda yang melek dengan informasi, gosip, dan juga teori-teori konspirasi di dunia nyata. Bukan lagi anak sekolahan yang harus didikte. halah.

Sebagai seorang staf dan bawahan, maka tujuan saya bekerja adalah memenuhi keinginan dari atasan dan menjadi bawahan yang baik, manut, dan tidak neko-neko. Membanggakan gitu lah buat atasan nya, seenggaknya bisa gitu lo kalau direpotin. Nggak banyak mengeluh, semangat saat dikasih kerjaan seabrek walau bukan tupoksinya, dan datang tepat waktu. Kira-kira seperti itu lah yang saya dapat waktu ikut pelatihan sebelum benar-benar bekerja. Anak-anak ingusan seperti saya dulu ditakut-takuti banyak hal -yang sekarang jadi nggak masuk akal banget. Dan mau nggak jadi auto punya mental babu. Kalau tidak manut dipecut. (tergantung orangnya juga sih)

Kemarin barusan ada satu kejadian yang membuat saya pusing dan puyeng tujuh keliling. Bukan lebay bukan drama, tapi memang patut 'dipikir'. Ditambah desas-desus yang bikin saya jadi semakin nyebut Ya Allah ngene mending aku ternak lele. 

Diagnosa yang terlalu dini, Alzeimer?

Hi guys~ Selamat datang kembali ke blog amatir ini. Terimakasih sudah meluangkan waktu kalian untuk bergabung dengan gue disini, menuli...